"Tuan, bukankah itu koper yang kita temukan semalam di koridor?" tunjuk salah satu petugas. Calvin menoleh "Apa?" Di saat yang sama layar menampilkan Marina yang keluar dari toilet, namun wanita itu terlihat tegang dan ada seseorang di sebelahnya "Alice!" sekarang Calvin tahu siapa di balik hilangnya Marina. "Sial," umpatnya. Calvin menekan ponselnya, tak ada cara lain selain meminta bantuan Daddynya, meski dia masih kesal, tapi keadaan Marina kali ini mungkin sedang dalam bahaya, Calvin perkirakan Alice tahu kebohongannya terbongkar, jadi dia menculik Marina untuk sandera. Calvin mengepalkan tangannya, kalau sampai terjadi sesuatu pada Marina, akan Calvin bunuh wanita itu dengan tangannya sendiri. "Dad ..." Calvin melangkahkan kakinya keluar dari ruang keamanan bandara, untuk segera

