Belenggu 82

1152 Kata

Di atas ranjang Enid menguap lebar, rasa kantuk tiba-tiba menyerangnya setelah selesai makan siang. Tatapannya begitu sayu dan ia kembali menguap sembari menutup mulut dengan telapak tangan. "Sepertinya anda mengantuk," ucap Rossie dari sofa tempat ia duduk. "Hmm,” Enid kembali menguap lebar, ia belum pernah merasakan ngantuk seperti itu, seolah-olah Enid tidak tidur berhari-hari, bukan hanya kantuk yang terjadi Enid juga merasakan seluruh tubuhnya lelah. “Mungkin Nyonya lelah,” ujar Rossie, dalam hati ia berharap Enid segera tidur. “Padahal aku tidak melakukan banyak aktivitas,” ujar Enid melihat ke Baby Hall. “Nyonya tidur saja,” “Tapi Hall …,” “Ada saya disini menjaga Baby Hall, Nyonya.” Rossie beranjak dari tempat duduknya, mendekati Enid. “Anda tidak perlu mencemaskannya.” t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN