Setelah bertunangan kerumah mawar kira sikap Dewa akan berubah tapi kenyataannya tidak titik mawar kira ada Wa akan lebih manis dan menawarkan dia antar jemput setiap hari karena mereka bekerja pada kantor yang sama. Sayangnya Dewa tidak semanis itu, bagi mawar Dewa memang sedikit parah karena Dewa tidak mau berangkat bersama walau mawar tidak pernah meminta kepada dia, mawar berharap Pintu Hati Dewa terketuk dan menawarkan mawar untuk pergi bersama. Akhirnya mawar pun berangkat sendiri, dia menaiki motor yang dulu pernah diberikan oleh Dewa titik tidak apa-apa, mawar tidak marah dengan dewa Tapi ya dia hanya merasa sedikit mengerti ternyata Dewa bukan orang yang so sweet. Bahkan mawar pun tak sengaja lewat rumah Dewa, dia melihat Dewa Sedang memanaskan mobilnya. Tapi dewa pun tidak memang

