Empat tahun kemudian "Mama, mama kenapa? Mama kok nangis? Papa nakal ya?" "Papa jahat sayang, masa mama nggak boleh keluar rumah tapi papa kamu bebas pergi kemana aja." "Mama jangan nangis lagi, nanti Ay yang bilang sama papa." Ayla menghapus air mata mamanya. Raisya membopong Ayla untuk duduk bersamanya di atas ranjang. Raisya tersenyum melihat betapa perhatiannya Ayla pada dirinya, jika Raisya menangis pasti Ayla yang selalu ada untuknya. Menghapus air matanya, seperti sekarang. Ayla sekarang sudah berumur 4 tahun. Anak itu tumbuh menjadi anak yang baik dan penurut. Raisya tidak menyangka jika dia sudah punya anak yang sangat cantik, juga perhatian padanya. "Kamu kan lagi hamil sayang, aku cuma nggak mau kamu kenapa-kenapa." Tiba-tiba Kelvin masuk ke kamar. Ikut duduk bersama mere

