"Sya, kamu dengerin aku dulu dong!" Kelvin berjalan cepat sambil memohon pada Raisya untuk mau mendengarkan penjelasannya, namun Raisya juga berjalan cepat mendahului Kelvin. Dia menulikan kupingnya. "Sayang?" "Raisya?!!" Kevin terus saja berteriak, tapi tidak ditanggapi Raisya, Raisya sudah sangat kesal pada Kelvin, dia tidak mau berbicara dengannya lagi. Raisya berjalan cepat tanpa memperdulikan Kelvin. "Raisya?!" Kelvin menarik kasar tangan Raisya "Apa si!" "Dengerin aku dulu." "Dengerin apalagi hah? Kamu udah beri tau semuanya kan? Semua udah selesai, aku tinggal nunggu kapan aku harus dikeluarin dari sekolah, ataupun harus terima semua orang yang mau ngebully aku lebih jauh lagi." "Sekarang aku mau tanya, siapa yang akan ngeluarin kamu dari sekolah hah? Siapa yang mau ngebull

