Lampu Kuning

2214 Kata

Mobil dinas menteri dengan plat nomor khusus itu meluncur membelah keheningan malam Jakarta, dikawal oleh satu motor patroli di depannya. Di kursi belakang, Kendra Leif menyandarkan kepala pada headrest yang empuk, namun wajahnya menunjukkan kelelahan yang nyata. Ia baru saja kembali dari agenda kunjungan kerja maraton mendampingi Presiden ke titik pembangunan ibu kota baru. Pasha juga mendampinginya, sama lelahnya walau tetap setia. Kendra mengembuskan napas berat, memijat pangkal hidungnya yang terasa kaku. “Semalam itu benar-benar membuatku sulit tidur,” keluhnya dengan suara serak. Hanya bisa menyampaikan keluhan pada Pasha, “tidur di tenda tengah hutan, hanya beralaskan veldbed demi sebuah simbolisme pemantauan. Aku menghormati ambisi Beliau, tapi secara logis... proyek kota baru i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN