“Nayla!” Seruan itu menghentikan bukan hanya langkah Nayla tetapi juga Hansika. Kedua wanita yang hampir meninggalkan tempat acara, berbalik dan menemukan seorang wanita seusia mereka berjalan cepat sambil tersenyum. Sepertinya Hansika yakin orang ini ikut serta dalam acara tadi. Tentu saja asing untuk Hansika, tidak mengenalnya. Ia menoleh pada Nayla yang tersenyum. Menandakan Nayla mengenal, “kenal, Nayla?” “Iya, teman pas aku tinggal di Bandung... Greta sudah menikah dan memang aku dengar dari Mama dia ikut pindah ke Jakarta sama suaminya. Sempat ganti kontak kami berdua, baru aku memikirkan kabarnya belakangan, eh malah bisa bertemu di sini.” Ucap Nayla memberitahu, “dia dokter gigi juga, kerja untuk rumah sakit swasta juga. Mari aku kenalkan kalian!” Hansika melirik Satya dulu, m

