Selalu Sigap[2]

2208 Kata

Tidak lama terdengar suara langkah mendekat, cepat dan Saluna mendekat “Ka Hansika, berbahaya tahu! Kok bisa enggak hati-hati!” omelnya yang jadi saksi. Dia abaikan situasi penyelamatan sigap Satya yang mencuri perhatiannya tadi sampai terbengong-bengong. Hansika memberi anggukan, kemudian biarkan dirinya dirangkul sang adik menaiki tangga, Satya melangkah di belakangnya sambil lebih siap memerhatikan langkah Hansika. Saluna memang lebih sembarang, bar-bar dari Hansika yang bahkan di tangga pun sering sambil lari, tapi adiknya minim insiden tidak seperti Hansika. “Kayaknya kamu belum benar-benar sehat deh, ka!” “Ssssth, enggak! Tadi cuman benaran berbalik begitu saja, enggak memerhatikan pijakan kakiku yang terlalu mepet ujungnya.” Kata Hansika meralat anggapan adiknya, “jangan bilan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN