Formasi Lengkap!

2447 Kata

Malam itu, di tengah kesunyian kamar setelah rangkaian acara demi acara, Hansika terlelap dalam keletihan yang luar biasa. Namun, tidurnya bukan membawa istirahat, melainkan sebuah lorong gelap yang menyeretnya kembali ke sebuah tragedi naas yang begitu nyata. Dalam tidurnya, Hansika kembali merasakan sensasi dingin yang mencekam. Ia melihat dirinya sendiri berada di dalam mobil, napasnya memburu, air mata mengaburkan pandangan saat ia baru saja menyaksikan pengkhianatan Nando dan Nayla dengan mata kepalanya sendiri. Kepalanya berdenyut nyeri, ia kembali memeganginya—nyata bekas pukulan itu. Ia menatap ke layar menunjukkan kamera belakang, mobil yang melaju mengejarnya itu milik Nando. Lalu, semuanya terjadi begitu cepat. Suara decit ban yang memekakkan telinga, benturan logam yang mengha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN