** "Laila!" "Apa?! Si jalang b******k itu-" "Jaga mulutmu, Laila!" "Hah! Semua saja!" "Laila!" "Semuanya hanya tentang Akira! Akira dan Akira!" "Hentikan, Laila!" "A-" "Cukup!" Paman Brian menyela dengan keras, menghela nafasnya dengan tenang. Menatap satu persatu keponakannya yang kini berdiri didepan kamar Akira, sementara pintu masih tertutup rapat dengan tangisan kencang para cucunya. Benar benar. "Ada apa ini?" "Paman tidak perlu ikut campur!" "Dimana sopan santun mu, Laila!" Carter mulai tidak sabar, sebagai kepala keluarga Leonard menggantikan Ayahnya yang sudah meninggal ia tentu sudah menduga jika tidak akan mudah mengendalikan para sepupunya. Tapi ini benar benar sudah melewati batas. "Kau juga tidak perlu ikut campur, Carter!" "Jangan berteriak, Laila!" "Sudah
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


