Seketika Zazah pun terbang dari mimpinya dengan perasaan cemas dan juga gelisah di dalam hatinya. Keringat dingin sudah bercucuran di seluruh tubuhnya. Dadanya terus berdebar sangat kencang. Zazah pun mengusap keringatnya dengan tangannya. Zazah pun mengambil air minum yang ada ada di samping mejanya untuk membuat hatinya merasa tenang. Zazah baru menyadari kalau Bintang tak ada di sampingnya. Zazah melihat sekitar dah terlihat Bintang sedang bersemedi di dekat pintu ke balkon luar. Bintang duduk mengambang di udara sambil duduk bersila dengan mata tertutup. Cara ini bisa menenangkan hatinya yang sedang cemas dah resah karena memikirkan hal yang tak ingin Bintang pikirkan. Zazah pun tersenyum melihat Bintang tak jauh dari darinya. Zazah mengerutkan keningnya karena bayi dalam perutnya t

