Belum juga Arcid berkonsentrasi, dari dalam tanah keluarlah Induk cacing yang ukurannya lebih besar dari moster cacing-cacing tadi. Melihat semua itu membuat mereka bertiga semakin bingung harus bagaimana? Sedangkan Ariel dan Pratiwi memperhatikan dari atas jendela dekat ruang UGD. "Kita tebak apakah mereka bisa menghadapi Moster cacing-cacing itu!" seru Ariel masih memperhatikan kemampuan dari tiga manusia khusus itu. "Mereka hebat orang-orang yang terpilih dari ribuan peserta yang mendaftar di akademi. Aku yakin mereka bisa menghadapi Moster itu," ucap Pratiwi bangga kepada tiga anak didiknya. "Benarkah, kita lihat saja kemampuannya mereka?" Aku tak yakin dengan kemampuan mereka masih jauh dari Zazah dan Bintang!" seru Ariel sengaja mengkompori Pratiwi. "Kamu hanya belum tau saja kem

