Afdal masih dihukum dan hukuman itu berhenti saat Pratiwi memanggilnya. "Aku bagaimana?" tanya Lionil berharap Pratiwi melepaskannya. "Kamu tetap di situ?" jawab Pratiwi sambil tersenyum menarik tangan Afdal. Afdal pun menoleh dan menjulurkan lidah karena hukumannya selesai berkat Pratiwi. Lionil pun cemberut karena ini tak adil untuknya. "Ini tak adil," guman Lionil sembari sedikit berteriak. "Tanya Marisa saja? Apakah dia melepaskan mu atau tidak?" tanya Pratiwi semakin menggodanya. Seketika Lionil pun kembali cemberut. Lionil mengenal Marisa, wanita itu tak akan semudah itu melepaskannya. Pratiwi menarik Afdal ke tempat yang lumayan jauh dari Lionil dan beberapa petugas polisi lainnya. Pratiwi menarik Afdal ke tempat yang jarang di lewati petugas polisi lainnya. Dari jauh

