Tentu saja Amora terkejut setengah mati mendengar pria yang selama ini diidamkannya telah menjadi milik orang lain. Raga yang memerhatikan keduanya hanya diam. Tidak ingin ikut campur. Sudah lama, Raga juga menaruh curiga jika Amora memang mencintainya Ethan. Hanya saja, Raga tahu kalau Amora bukanlah tipikal perempuan yang diinginkan Ethan. "Aku gak percaya. Kamu pasti bohong," elak Amora tersenyum miris. Dalam hati, ia berharap apa yang dikatakan Ethan tidaklah benar. Jauh-jauh Amora datang menemui Ethan agar dapat melabuhkan rasa rindu dan menjalin kasih dengan lelaki yang duduk bersebrangan dengannya. "Mana berkas yang mesti aku tanda tangani?" Ethan tidak mau membahas masalah pribadinya. Ia ingin langsung ke pokok pembahasan. Amora diam, membiarkan asistennya yang menyerahkan beber

