Bab 6. Mau Lagi

1126 Kata

Bangun tidur, Senja tersentak kaget. Sesaat, dirinya bingung ada di mana. Ia lupa, kalau semalam di rumah Ethan, lelaki yang sah menjadi suaminya. Melihat sekeliling, Ethan tidak ada. Pandangannya pada jam dinding yang menunjukkan pukul 04.30. Ia pun menyibak selimut, hendak keluar kamar. Menuruni anak tangga. Samar-samar terdengar suara denting piring dari arah dapur. "Mbok Iyem?" Kedua asisten rumah tangga Ethan tak menyadari jika istri tuannya sudah berdiri di belakang mereka. "Nyonya sudah bangun toh?" Mbok Iyem menyapa balik sembari membungkukkan setengah badan. "Iya. Mbok lihat tuan muda?" Malu-malu, Senja bertanya. Ia hanya memastikan kalau lelaki itu tidak meninggalkannya diam-diam. Apa jadinya jika Ethan yang sudah mengikat janji menjadi suaminya pergi tanpa pesan? "Oh,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN