"Lang, Lang lo cerita dong ke gue, kenapa lo bisa sampe kayak gini? Siapa yang ngelakuin ini semua ke elo?" tanya Andini prihatin. Diulurkannya tangan kanannya untuk mengecek luka-luka di wajah Galang. Namun sebelum tangan sebening porselen itu menyentuh wajahnya, Galang terlebih dahulu menepisnya. "Gue baik-baik aja! Nggak usah sok perhatian deh lo," hardik Galang. "Baik-baik aja gimana? Orang udah jelas lo ancur-ancuran gini..." "Ngapain sih lo ke sini?" tanya Galang dengan topik berbeda. Dari nada bertanyanya, udah kelihatan banget kalau itu cowok nggak suka akan kehadiran cewek cantik itu. Andini terlihat mengembuskan napas berat dari tempat duduknya saat ini, sedikit kesal tapi juga mencoba bersabar dengan ketidakpekaan Galang akan perasaannya. "Gue ke sini, udah jelas karena gue

