Bab 18

1462 Kata

"Kakak mau kemana?" tanya Aurel begitu dia melihat Deo yang baru saja keluar dari kamarnya dengan pakaian yang tampak rapi seperti hendak pergi. Deo menoleh ke arah Aurel seraya melemparkan senyum tipisnya kepada gadis itu, "Menemani Echa belanja," jawabnya dengan cengiran lebar yang entah kenapa membuat hati Aurel menjadi panas dingin. Semenjak Deo dekat dengan Echa, pria itu tak pernah absen untuk keluar bersama dengan wanita itu. Atau terkadang, mereka menghabiskan satu harian penuh dirumah Deo. Melakukan hal-hal layaknya sepasang kekasih yang terkadang membuat perut Aurel terasa mual saat matanya tanpa sengaja melihat tingkah mereka. Bahkan Aurel lebih mual melihat tingkah Deo bersama Echa ketimbang Deo bersama Jordan. Aurel tampak memajukan bibirnya beberapa sentimeter, melayangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN