Sejak Aurel menyapa Deo dan Echa yang baru saja masuk ke dalam rumah, dia tak lagi mengeluarkan suaranya. Rasa gugup pun tak juga hilang dari dalam dirinya, membuatnya merasa kurang nyaman. Bahkan, perasaan marah akibat kebohongan Deo tempo hari malah membuat dirinya semakin tidak nyaman. Dia sudah kembali duduk disofa krim yang terdapat dirumah Echa karena wanita itulah yang menyuruhnya untuk kembali duduk. Dan tentunya, Deo juga ikut duduk di sampingnya karena Echa ingin mengambilkan minuman untuk mereka. Rasanya Aurel ingin segera keluar dari rumah ini saja. Bagaimana mungkin Echa mengajak Deo ke rumahnya disaat suaminya sedang berada dirumah. Apa wanita itu tidak tahu jika suaminya sudah pulang? Bahkan anak-anaknya juga sedang berada dirumah. Dia tak bisa membayangkan apa jadinya jik

