Chapter 44

2033 Kata

-Menyimpan kebohongan di hadapan orang yang kita sayangi itu menyakitkan.-       Cassie turun dari taksi yang ditumpanginya. Ia sampai di sebuah rumah mewah di area Surabaya Selatan. Ia takjub melihat rumah bergaya Mediteranean di hadapannya. Rumah itu sungguh indah dan nyaman. Ia memastikan sekali lagi alamat yang didatanginya dengan catatan yang ia bawa. Ia mengetahui alamat rumah Brandon dari formulir kelas cinta yang diisinya waktu itu.     “Ini rumahnya. Pantas saja barang yang dikenakan Brandon bermerk, ternyata ia berasal dari keluarga super kaya.”     Cassie melangkah mendekat ke arah pintu pagar. Ia menekan bel pintu rumah itu dan seorang security keluar dari posnya dan menghampirinya.     “Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?” tanya security itu dengan sopan.     “Oh, i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN