Semua karyawan yang ikut berlibur terlihat mulai memasuki penginapan, suara gaduh langkah kaki dan cerita-cerita mengalihkan Zavier yang duduk di teras kamar sembari menatap air kolam dengan segelas kopi di tangannya, tidak ada wine karena Azel tidak mengizinkan, Zavier bisa saja minum diam-diam, namun saat tidur nanti, Azel akan tetap dapat mengetahuinya. Malam ini, Zavier dibuat sibuk memikirkan Azel. Jika dinasihati untuk tidak kekanak-kanakan, maka Azel langsung diam, merubah sikapnya menjadi sok dewasa padahal yang ditunjukan hanyalah sebuah bentuk protes agar Zavier merasa tidak nyaman lalu merasa salah karena telah menginginkan dirinya berubah, ia ingin meyakinkan pikiran Zavier bahwa Azel yang seperti biasalah yang dicintainya, bukan Azel pendiam. Karena tidak ingin menambah masa

