78.

1271 Kata

Azel menghela nafas lega saat mendapati tempat tidur di samping kanannya kosong, tidak ada Zavier. Entah pukul berapa ia semalam tidur, Azel hanya ingat ketika dirinya menangis hingga tertidur. Banyak sekali hal yang dirinya pikirkan, tentang seberapa melelahkan dirinya bagi Zavier. Sungguh, ini masih terlalu pagi untuk sibuk dengan hal-hal yang membuat suasana hati memburuk. "Semoga Zavier gak--" Ceklek. Azel menghembuskan nafas pelan dengan posisi yang masih di atas tempat tidur ketika Zavier masuk ke dalam kamar. Pria itu mendorong meja pengantar makanan dengan menu sarapan di atasnya. "Udah bangun ternyata," ucap Zavier. Kemudian berjalan menghampiri sang istri yang semalam menangis dibuatnya. Tangan kanan Zavier terangkat dan mengelus kepala Azel dengan lembut. Lalu, dikecupnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN