Zavier menatap ponselnya yang tergeletak di atas meja, kebingungan di wajahnya terlihat sangat jelas. Bagaimana tidak, baru saja ia diingatkan oleh Nando tentang kegiatannya nanti malam, sebuah pesta ulang tahun pernikahan salah satu teman seperbisnisannya. Bukan hanya dirinya yang diundang, tapi Azel juga. Lalu, bagaimana bisa dia mengajak Azel yang saat ini sedang marah besar. Jangankan membujuk, ia ingin masuk kamar saja tidak bisa. Acaranya akan dimulai tepat pukul 8 malam hingga selesai, jika mengikuti sampai akhir bisa saja berakhir hingga pagi, bersenang-senang dengan teman lainnya. Dan sekarang sudah pukul setengah 7, satu jam lamanya Azel berada di dalam kamar dan belum menunjukan tanda-tanda akan segera keluar. Disaat dirinya sibuk berpikir, bi Didah muncul menghampiri. "Ada a

