Melirik Azel sekilas, lalu kembali sibuk dengan dua berkas di atas mejanya bergantian. Ya, begitulah keadaan Zavier sekarang, masih sibuk dengan pekerjaannya. "Za..." Panggil Azel. "Hn? Emang udah mau makan malam ya?" Tanya Zavier tanpa memalingkan wajahnya barang sebentar dari atas berkas. Azel mengembuskan nafas kasar dengan wajah cemberutnya. Ternyata itu terdengar oleh Zavier, pria itu menghentikan kegiatannya lalu melihat ke arah Azel yang sedang berdiri di depannya, hanya terhalang meja kerja saja. Ia melepaskan kaca matanya, "Ada apa? Wait, kamu mau ke mana? Kok bawa tas?" Azel memejamkan matanya sejenak, "Akhirnya dia ngenotice juga," gumamnya dalam hati. "Zel?" "Iya, sebenernya aku mau ijin pergi." Ucap Azel dengan senyumannya. Zavier mengangkat sebelah alisnya, "Where?"

