“Kau dari mana saja?” Chaning bersedap, berdiri di depan pintu menyambut Ferez yang baru pulang jam dua malam. “Aku selesai membantu teman.” “Siapa?” tanya Chaning terdengar tegas. “Leary.” Chaning terdiam beberapa saat, sampai akhirnya Chaning berkata, “Tidak sepantasnya kau berkeliaran seperti ini sampai tengah malam. Kau itu masih kecil, jika terjadi sesuatu padamu, aku adalah orang pertama yang disalahkan karena membiarkan anak di bawah umur berkeliaran tanpa pengawasan. Mulai besok aku akan melarangmu pergi keluar dari jam sembilan malam ke atas, jika kau masih berkeliaran, aku akan menyuruh seluruh anak buahku menyisir kota London dan menyeretmu pulang. Kau paham?” peringat Chaning dengan serius. Ferez membuang napasnya dengan kasar tampak ingin portes, namun sekarang dia berad

