32

2124 Kata

Sierra mempercepat langkahnya dan berlari setelah keluar dari taman. Dia berlari secepat yang dia bisa keluar dari jalan sepanjang 500 meter itu. Sierra tidak ingin kembali lagi ke tempat itu. Sama sekali tidak menginginkannya. Sikap Sean padanya sudah berubah. Sean sudah tidak lagi peduli padanya.   Sepanjang jalannya, Sierra meruntuki dirinya sendiri. Dia menyalahkan hatinya karena masih memikirkan Sean sampai sekarang. Sierra segera masuk ke dalam taksi yang berhasil dia hentikan setelah melewati gerbang depan.   "Bodoh. Bodoh. Bodoh. Kenapa kau bodoh sekali, hah?" gerutu Sierra sembari memukul dadanya. Sierra menundukkan wajahnya. Meskipun belum lama mengenal Sean tapi dia tidak bisa melupakannya begitu saja seperti Sean melupakannya.   Sierra membuka tasnya dan mengambil pons

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN