Cahaya matahari menyelinap di setiap celah gorden. Seakan protes dengan pemilik kamar itu, lambat laun cahaya itu menusuk ke dalam dua pasang mata yang masih tertutup itu. Sean mengeratkan pelukannya seolah mencari kenyamanan di samping istrinya. Dia membuka matanya dalam sekejap saat mendengar bunyi benda jatuh dari arah dapur. Suaranya cukup nyaring untuk membuat semua penghuni rumah itu terbangun. "Apa lagi yang di lakukan Ryan?" gumam Sean seolah malas untuk membuka matanya yang kedua kali. Sierra tersenyum samar dan membuka matanya. Dia membalikkan badannya menghadap Sean, "Ryan selalu melakukan yang terbaik, Sean," jawab Sierra dan mendudukkan dirinya. Dia membenarkan pakaian tidurnya sebelum keluar kamar. "Tunggu," Sierra menghentikan langkahnya dan menoleh menatap Sean yang ma
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


