13. Membaik

1143 Kata

Hari demi hari berganti merajut bulan. Sudah beberapa bulan yang lalu Tara meninggal dunia. Kesedihan yang dirasakan April perlahan mulai memudar. Karena ada benarnya juga kata Sean. Sesedih apa pun seseorang, tetap saja hidup terus berlanjut, bukan? “Pagi Mbak April. Lagi apa, nih, sama Masnya? Rajin banget jam segini udah bersih-bersih aja?” tanya Budhe Narsih—tetangga sebelah rumah—yang saat ini sedang berdiri melonggokkan kepalanya pada pagar pembatas rumah mereka. “Ah, cuma lagi nyapu teras, kok, Budhe,” balas April sambil tersenyum ramah. Sedangkan Sean yang saat ini sedang mencuci motornya pun hanya mengedikkan bahu, cuek. Sebenarnya, sih, Sean bisa saja pergi ke tempat pencucian motor. Tapi Sean sedang malas keluar. Lebih enakan mencuci motor sendiri, tinggal disemprot saja men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN