38. Hancur Lebur

1039 Kata

Tuan Roberto tersenyum sinis menyambut tamu yang sangat dibencinya.            “Saya lupa memberitahu, waktu yang berlaku adalah waktu menurut saya. Jatuhkan dia!” perintah Tuan Roberto pada anak buahnya.            Anak buahnya segera melaksanakannya perintah tuannya, dia mengambil pisau berniat memotong tali yang menggantung tubuh Menik di tiang. Belum sempat melakukannya seseorang menembak tangannya.             DOOOR!            Pisau yang dipegang lelaki itu terpental jauh dan jatuh diatas lantai. Saat lelaki itu hendak mengambilnya, Alfonzo bergerak cepat dengan menendang pisau itu sejauh mungkin.             Terjadilah perkelahian diantara mereka.  Baku hantam tak terelakan lagi terjadi diantara mereka untuk memperebutkan pisau yang akan digunakan untuk memutus kehidupan Menik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN