Bab -53-

1946 Kata

Tuan Baek masih terdiam tanpa menyahut apalagi membantah apa yang Soondeuk katakan. Pria berumur lima puluh tahunan itu mengakui dirinya melakukan semua yang dikatakan putri semata wayangnya itu. Tapi ia juga merasa jika hal itu adalah yang terbaik untuk Soondeuk, ia adalah Ayahnya dsn ia tahu apa yang kiranya terbaik untuk anaknya. Tuan Baek menurunkan Jesper dengan hati-hati, anak itu berlari ke arah Jongsoo, berteriak memanggil Papa pada pria itu dan segera terduduk nyaman dalam pangkuannya. Tuan Baek menyaksikan itu semua, ia melihat dengan jelas bagaimana interaksi menyenangka di antara sepasang Ayah dan Anak kandung itu. Juga bagaimana nyamannya Jesper bermain dan berada di sekitar Jongsoo. "Ayah, Ayah lihat bukan betapa bahagianya Jesper bersama Ayahnya. Apalagi menurut Aya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN