Anaya melakukan pekerjaan rumah membantu asissten rumah Pradipta. Sudah berapa kali asisssten rumah mereka memberitahu serta melarang Anaya untuk bekerja dengan alasan takut jika dimarahi dan takut dipecat oleh Leo dan Soraya. Tapi, bukan Anaya namanya jika membantah dan masih keras melakukan pekerjaan yang dilakukan para asissten rumah megah Pradipta yang berjumlah banyak itu. Bukan Anaya namanya jika tidak bekerja keras dan tidak mau berdiam diri saja. Sebenarnya Anaya tadi sudah ingin berangkat kerja ke restaurant Pradipta tempat dia bekerja, tapi Soraya melarangnya. Dan sebagai gantinya Soraya dengan frustasi akhirnya mengijinkannya untuk melakukan dan membantu asissten mereka melakukan segala pekerjaan rumah. Soraya sungguh takjub melihat kegigihan Anaya. Biasanya sebagian gadis y

