Setelah kejadian beberapa hari yang lalu. Jarak Leo dan Anaya yang dulunya renggang kini sedikit merekat. Mereka sudah tidak terbiasa lagi dengan kecanggungan mereka berdua. Ya, walaupun mereka hanya berbicara sepatah dua patah kata saja. Dan sampai sekarang semuanya masih tetap sama, mereka belum melakukan layaknya hubungan suami-istri. Mereka memang dalam satu ruangan yang sama, tapi tidurnya masih tetap seperti dulu. Biarkan takdir yang menjalin kisah mereka berdua seiring berjalannya waktu. Mungkin tidak sekarang! Tapi nanti! Senyum manis Soraya—nenek Leo, terbit begitu saja saat melihat mereka berdua Anaya dan Leo keluar berbarengan dari kamar. Anaya seperti sibuk memeriksa kebutuhan yang Leo butuhkan di dalam tas kerja Leo. Dan Leo tersenyum tipis melihat wajah Anaya yang tampak si

