Rencana

1036 Kata

Leo menggepalkan jari tangannya kuat hingga kukunya hampir saja menusuk ke dalam kulitnya. "Ayah? Ayah macam apa itu? Apakah pantas disebut Ayah?!" geram Leo. "Dia ayah tirinya. Gak heran sih," sahut Calvin. "Siapa nama ayahnya?" tanya Leo. Calvin melebarkan pupil matanya, "Mati gue!" gumamnya. Calvin sama sekali tidak tahu namanya. Ralat, bukan tidak tahu! Tapi, kelupaan. "Gue lupa bos. Tapi ada 'R' nya gitu, Rojak? Bukan! Rujak? Bukan-bukan! Raja? Bukan juga. Hadeh ... hampir mirip ke situ deh, bos!" cengir Calvin. Leo mematung memandang Calvin yang cengengesan. "Anda lapar atau gimana? Emang ada nama orang Rujak?" decak Leo. Calvin hanya bisa cengesan menatap Leo yang menyeramkan. "Harus cari ide buat misi selanjutnya," ujar Calvin tiba-tiba. "Ide?" beo Leo. "Iya! Bos kan ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN