Aku menemani Jonathan menemui seorang gadis yang belakangan ini menyita pikiran. Kalau ada yang bertanya bagaimana aku tau hal itu, jawabannya adalah karena Jonathan menceritakan semuanya kepadaku. Benar, Jonathan si manusia es yang irit bicara itu membicarakan kisah cintanya kepadaku, pria tampan yang sayangnya masih single untuk saat ini. Kami memasuki sebuah mall lalu langsung menuju ke lantai teratas. Saat aku bertanya kenapa dia tau gadis yang carinya ada di sana, dia berkata kepadaku bahwa dia menyuruh seseorang mengawasi gadis itu setelah pertemuan terakhir kami di cafe waktu itu. Aku terkejut tentu saja, karena tidak menyangka sahabatku punya bakat menjadi seorang stalker. Aku yang memang sedang lapar berkata pada Jonathan akan memesan makanan terlebih dahulu. Jonathan terlihat m

