Makan siang kali ini terasa sangat tidak mengenakkan suasananya. Lebih terasa seperti acara makan sebelum acara pemakaman dibanding makan siang bersama keluarga. Waktu berlalu dengan sangat lambat bagi sebagian besar dari mereka karena suasananya tidak menyenangkan yang sangat terasa sekali saat makan siang tadi. Namun pada akhirnya, mereka berhasil melewati waktu makan siang ini dengan tenang. Lilia membantu Karina membereskan meja makan dan mencuci semua piring dan gelas yang mereka pakai saat makan siang. Karina melirik kakak sepupunya yang tidak menampilkan raut wajah apapun saat mencuci piring. Walaupun raut wajah Lilia tampak datar seperti itu tapi dalam hatinya Karina tau bahwa itu hanyalah topeng semata. Karina tau hati kakak sepupunya itu pasti tidak karuan karena melihat kedata

