Pesawat dengan fasilitas super mewah itu telah menunggunya untuk naik. Kaisar dan Romeo berjalan dengan santai. Di gerbang lain, para penumpang masih terlihat mengantri untuk melakukan check in. Tapi mereka berdua hanya perlu datang dan langsung naik ke pesawatnya. Pesawat jet pribadi itu hanya menunggu Tuannya untuk segera terbang tinggi. Kaisar membuka kacamata hitamnya. Merasakan angin yang menerpa kulit wajahnya. Dia merasakan angin kebebasan yang begitu sejuk. Musim kali ini seakan berpihak padanya. musim gugur yang akan menunjukkan kepada semua orang. Betapa berkuasanya dia. Bahkan di negara lain sekali pun. Romeo berjalan di belakang Kaisar. Dia memastikan Tuannya itu aman hingga duduk di tempatnya. Kemudian, barulah dia duduk di samping Kaisar seperti perjalanan-perjalanan sebe

