Sarena tiba di kantor suaminya, ia melangkah masuk ke lift dan semua orang melihat ke arahnya. Sarena hanya membalas tatapan semua orang dengan senyuman diwajahnya. Setibanya ia di lantai tempat tinggal suaminya, Sarena tetap menjadi bahan perhatian semua orang karena semuanya tahu siapa Sarena dan akan kemana dia. Sekretaris Jeffry juga langsung mempersilahkan Sarena untuk masuk karena ia pun tidak berani jika melarang Sarena masuk. Sarena tersenyum dan melihat Jeffry tengah berbaring di sofa seraya menyelimuti badannya, Sarena mendesah napas halus dan menggelengkan kepala, Jeffry terlihat sangat lelah sekali. Sarena duduk dihadapan suaminya, suaminya itu belum menyadari kedatangannya. Sarena membuka kotak makanan dan membiarkan wanginya menguar ke indera penciuman Jeffry, Sarena senga

