Persiapan makan malam itu disiapkan sebaik mungkin. Sella turun tangan lansung untuk mempersiapkan semua yang di perlukan dalam makan malam itu. ia juga menyuruh semua maid di rumahnya untuk berhati-hati dan teliti dalam pekerjaan mereka. Sella juga menyiapkan wine khusus untuk makan malam ini. Johnatan menatap heran ke arah meja makan yang di hias sedemikian rupa. Ia menatap Sella yang sibuk mengarahkan para pekerjanya untuk menata hiasan bunga di tengah meja. Ia mendekati Sella dan merengkuh pinggang Sella. Sella menoleh dan tersenyum melihat Johnatan. Ia melihat penampilan Johnatan yang sudah siap. “Kau sudah bersiap?” Tanya Sella. “Ya, tapi sayang, apa ini tidak terlalu berlebihan?” Johnatan pikir, untuk makan malam biasa saja, apalagi hany

