S2 : Chapter 90

832 Kata

            Angel terbangun dari tidurnya. Ia mengerjapkan matanya dan menguap lebar.             “Jadi kau sedari tadi itu tidur dan bukannya pingsan?”             Angel menoleh ke sebelah kanannya, di pojok kamarnya, ada Yuta yang tengah duduk di kursi santainya. Dengan menyilangkan kedua tangannya dan menyilangkan kakinya, Yuta menatap Angel sinis.             “Loh Om, ngapain di kamar aku?” tanya Angel bingung.             Yuta merotasikan bola matanya jengah dan mendesah kesal. “Ibu mengira kau pingsan dan dia sangat khawatir karena kau tidak sadar selama 5 jam lamanya. Ibu menyuruhku menjagamu selagi ibu pergi menemui dokter keluarga. Bahkan saking paniknya, dia sampai mendatangi dokter keluarga. Padahal di telfon saja bisa.” Cerocos Yuta.             Angel mengerucutkan bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN