Diana baru saja keluar dari ruang pribadinya di lantai 3 rumahnya. Ruang dimana ia selalu bertemu dan berdiskusi dengan Lunar, sang tangan kanan nya. Diana berniat untuk ke ruang kerjanya dan mengerjakan beberapa dokumen yang baru saja neneknya kirimkan untuknya. Dari sudut matanya, ia melihat seorang Maid yang menghampiri dirinya. Di lantai 3 ini, seorang Maid tidak di perbolehkan untuk naik ke sini kecuali jika ia sudah di ijinkan dan mengerjakan pekerjaan biasa. Diana menatap Maid tersebut dengan tajam dan bersedekap d**a. Maid itu menunduk takut karena di tatap sedemikian tajamnya oleh sang majikan. “Ku harap kau memiliki alasan yang bagus untuk datang kemari.” Kata Diana. Maid itu menelan ludahnya susah, rasanya suaranya tersendat

