“Akhh, pengen jadi fakgirl.” “Ganti makanan sama minuman kesukaan lo jadi seblak sama boba.” “Kenapa emangnya?” Diandra meletakan sendok es krimnya setelah memasukan satu suap es krim kedalam mulutnya, mengecap rasa dingin yang bercampur dengan vanilla kesukaannya. “Enggak tau,” ujarnya sambil menghendikan bahu. “Tapi, yang gue lihat hampir setengah dari fakgirl kalo minta diojolin makanan sama doi-nya pesannya pasti boba atau seblak.” “Kerja sampingan lo ngojol?” tanya Calya dengan ekspresi kagetnya. Membayangkan Diandra mengatakan ‘sesuai aplikasi, kak’ membuatnya penasaran. Diandra menampilkan muka datarnya sambil menyuapkan lagi es krim miliknya. Gadis itu sedikit menyapu permukaan bibirnya dengan lidah saat merasakan ada jejak es krim yang tertinggal. Calya yang melihatnya geleng

