Kau Harus Baik-baik Saja

1201 Kata

"Van, tolong sadar, Van. Vano!" Moza terus berteriak dan menepuk pipi lelaki itu saat Vano dibawa oleh dokter menuju ruang IGD. Sayangnya sekarang, dia tidak dibolehkan untuk masuk dan hanya bisa menunggu di luar. Padahal dia sangat cemas dengan keadaan Vano. Lelaki itu menyelamatkannya. Vano mengalami pendarahan hebat saat menolongnya dari seseorang yang berniat menyerangnya. Luka tusuk di bagian perut dan d**a kiri, mungkin nyaris menembus jantungnya. Moza tidak tahu siapa yang melakukannya dan untuk alasan apa. Hanya orang gila yang berani melakukan serangan tersebut di depan khalayak ramai. Tidak ada yang tahu betapa Moza sangat syok dengan kejadian tadi. Lututnya terasa lemas hingga dia hampir jatuh ke lantai. Namun Anna sudah lebih dulu menahannya dan membawanya untuk duduk. Ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN