Tersandung Masalah

1209 Kata

Anna menatap bingung majikannya yang terus menangis di pangkuannya. Sudah hampir satu jam, dia menemani Moza yang berbaring dan meneteskan air mata tanpa suara. Setelah peristiwa di restoran tadi, wanita itu langsung masuk ke kamarnya dan mengurung diri. Anna datang karena merasa khawatir dan inilah yang akhirnya terjadi. "Tolong berhenti menangis, Nyonya. Anda tidak boleh terlalu stress. Ingat kata dokter, Anda harus dalam kondisi senang dan jangan banyak pikiran," ucap Anna sambil mengelus lembut rambut Moza. "Bagaimana aku bisa tenang, Bi? Wanita itu menyebalkan. Ini bukan satu atau dua kali, dulu dia pernah terang-terangan menggoda Darren. Aku rasanya sangat marah sampai hilang kendali." Moza mengusap air matanya sambil terisak. Dia masih menatap datar dinding kamarnya. Hatinya kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN