"Ada apa dengannya?" Gio melirik ke arah Moza yang saat ini makan dengan tenang. Tak mengacuhkan Darren yang membanting sendok dan pergi begitu saja sambil menatap sinis ke arah mereka. Tentu saja Gio bingung. Dia merasa tidak salah apa-apa, tapi tetap mendapat tatapan tajam dari Darren. Sudah jelas, pasti terjadi sesuatu. Moza yang sedang makan dengan tenang pun, harus menolehkan kepalanya saat mendapat pertanyaan menyudutkan dari Gio. Dia mengangkat kedua bahunya. "Dia mungkin marah padaku." "Kenapa bisa begitu?" Rasa penasaran mendengar jawaban Moza, membuat tubuhnya sedikit condong ke depan. "Dia mengira aku mencabulinya. Padahal dia juga menikmatinya. Darren lagi-lagi bertingkah aneh. Abaikan saja dia." Moza mengunyah makanannya masih dalam keadaan santai. Dia tidak peduli deng

