"Makanlah yang banyak, aku tidak mau kau sakit." Darren meletakkan steak di atas piring Moza yang hanya berisi salad. Wanita itu tampak diam saja sejak tadi dan belum membuka suara. Moza lebih banyak melamun dan seperti banyak pikiran. Dia mendapat laporan dari pelayannya kalau wanita itu menangis di dalam kamar selama berjam-jam. "Aku tidak suka daging." Moza yang sejak tadi tertunduk, perlahan mengangkat kepalanya dan menatap Darren dengan wajah memelas. Namun hanya tatapan dingin yang terlihat di mata lelaki itu, seolah Darren tidak mau ucapannya dibantah. "Makanlah, tubuhmu sangat kurus. Kau ringan seperti kapas," ujarnya sembari kembali fokus pada makanan di depannya. Vano terlihat seperti tidak memberi Moza makan dengan baik. Bahkan saat Darren menggendong wanita itu masuk ke dala

