PERJALANAN PADA PERASAAN

1985 Kata
BAB 4 Setelah aku membenahi apa saja yang akan aku bawa dan selesai shalat Dzuhur jam masih menunjukan Pukul 12.15 . "Ayyu lo mau kemana? bawa koper gini?" tanya Rina padaku yang baru saja membeli makanan dari luar di kagetkan dengan koper berukuran kecilku dan tas slempang dengan kamera. yang sudah berjajar di dekat kasur. "Mau kepuncak Rin. Lo beli apa?" sembari menarik kantong plastik ditangan nya "Sama siapa lo?" jawabnya tegas "Temen Rin. udah gapapa gue bisa jaga diri kok tenang aja." "Yaudah lo hati-hati. Tuh gue beli nasi kotak dari kantin sama ada cemilan hayu ah makan dulu" Jawab Rina tenang dan duduk di meja makan karna aku menghargai pemberian Rina, aku membuka nasi kotak nya dan makan bersama walaupun aku sudah kenyang dan hanya makan sedikit. "Perut gue agak gak enak Rin, nanti gue makan dijalan aja sisa nya" ucapku menutup lagi nasi kotak nya "Yaudah bawa sama Cemilan nya sekalian. gue gampang beli lagi nanti. sama itu tuh ada cemilan yang dikulkas bawa semua deh biar di makan sama temen temen lo juga" jawab Rina sambil makan "gak usah rin. gue bawa ciki sama minuman ini aja sama nasi kotak nya" ucapku mengambil Ciki taro berukuran besar dan minuman rasa Lemon. "lo ada duit ga? mau pake duit gue dulu ga?" "Astagaa ada kok gue duit. tenang aje tenang hahaha segitu nya lo sama gue." ucapku tertawa lepas "Kan gue khawatir sama temen gue sendiri. lo emang udah dapet Transferan bulanan?" "Udah kok Rin, baru kemarin Ibu gue transfer" "Yaudeh. nanti kalau butuh apa-apa watsap gue ya. pokoknya lo harus selalu kabarin gue" "Iya buset deh ibu gue aja gak gini gini amat. hahaha. eh lo juga hati-hati ya disini jangan kebanyakan minum lo kalau lagi sendiri" "Kaga, kayaknya cowok gue juga mau ngajak jalan tapi belum tau mau kemana" "Yaudah gue mau dandan dulu lah" ucapku meninggalkan Rina yang sedang makan Setelah dandan, aku merebahkan diriku di kasur sambil memainkan gadget menunggu kabar dari Aji teman kost ku. Tingtong.... Ada yang menekan bel di depan. Rina yang sedang bersantai di kursi dekat pintu setelah selesai makan. langsung membuka nya. Aku yang sedang memainkan gadget ku di kasur memperhatikan gerak gerik Rina, Yang entah kenapa dia sangat kaget dengan kedatangan orang diluar "OH...Oke.. tunggu.." Ucap Rina yang terlihat masih kaget diwajahnya "AYYUUUUU ... ! " Teriak Rina sambil agak berlari ke arahku. Aku hanya menatapnya dan melihat gerak geriknya. "AYYU LO JANGAN BILANG MAU KEPUNCAK SAMA TETANGGA KOST KITA ! " ucap nya sambil menekan omongan nya dan agak di pelankan. "Oh dia udh dateng?" Jawabku berdiri dan langsung berjalan santai menuju pintu namun Rina menahan tangan ku. "Jawab gue" Rina sambil menatapku "Iya Rin gue pergi sama Aji" "Haduh... lo yakin?" Jawabnya menepuk jidatnya "Iya Rin dia baik kok. Nanti gue w*****p lo ya, kalau gue udh sampai puncak" jawabku buru-buru keluar menemui Aji Saat aku yakin diluar adalah Aji, Aku tersenyum pada nya. "Udah siap?" Tanya nya sambil tersenyum "Udah kak, bentar ya aku bawa tas sama koper ku dulu." "Sini aku bawain aja" Aku menyilahkan Aji masuk dan membawa koper ku. Rina hanya tersenyum berat sambil berbisik. "w*****p gue kalau ada apa-apa oke? Lo hati hati ya" Aku hanya tersenyum sambil mengangguk dan mengacungkan jempolku. Aku tidak tau kenapa Rina seperti itu pada Aji. Saat aku mengikuti langkah Aji yang berada di depanku. Dia berjalan menuruni tangga menuju Parkiran Mobil. Aku kaget saat di bawah sudah berkumpul teman-teman nya dengan berjajar merk mobil yang dibawa teman nya termasuk ada mobil Aji pajero Sport warna hitam. aku memelankan langkahku malu tapi Aji sadar lalu memegang tanganku sambil berjalan. tangan kiri memegang koper dan tangan kanan nya memegang tanganku. "wuuuuu kereeennn brooo" "Acikiwirrrr" teriak temannya yang lain "gue kira lo bakal sendiri" Ucap teman nya yang membawa mobil CRV putih "udah jgn banyak omong" jawab aji santai sambil memasukkan koperku kedalam bagasi mobilnya. aku hanya berdiri tersenyum pada teman-teman nya yang melihat kearahku. Aji memegang tangaku dan berdiri di depan teman dan perempuan yang dibawa oleh teman nya. "kenalin ini temen gue, Ayyu. dia Kost disini juga sebelah kamar gue" ucap Aji tidak melepaskan tangan nya dari tanganku. "Haloo Ayuuuu" ucap teman nya yang membawa mobil CRV putih yang lainnya hanya tersenyum dan mengangguk. Aji menjelaskan padaku yang membawa mobil CRV putih Yoga dan Angga yang membawa mobil Rush warna Hitam "kalau cewek-cewek nya aku gak kenal nanti aja kamu kenalan sendiri ya hehehe" ucap Aji "iya kak" aku tersenyum padanya Selanjutnya kami berdo'a menurut kepercayaan masing-masing dan memasuki mobil masing-masing. Aji duduk dan memasang Seat Belt nya tak lupa juga aku. "Udah siap?" tanya nya melihat kearahku "udah kak" Aji mulai melajukan mobil nya paling depan di susul dengan mobil teman-teman nya. "Kak mereka kok dibelakang. kita paling depan?" tanyaku padanya "haha kenapa memang nya? Sama aja di depan dan belakang juga yang penting tujuan nya sama kan?" jawabnya tertawa kecil tak melepaskan pandangan nya pada jalanan. "kakak ketua geng nya ya?" tanyaku tersenyum padanya meledek "Engga lah. Orang dewasa itu gak punya geng hahaha emang nya kamu anak sekolah geng gengan haha. itu rekan kerja aku semuanya" jelasnya padaku "Oh gituu.. hmm. kakak kenapa gak ajak pacar kakak aja?" "oh jadi kamu gak mau nih? " " Mau kak. cuma gak enak aja temen-temen kakak sama pacar nya semua." "kalau aku punya pacar juga udah aku ajak pacarku. kalau gak ada gimana? yaudah aku ngajak kamu aja Wanita Spesial di Persimpangan tangga" Ucapnya melihat sekilas kearah ku dan tersenyum Aku mengangguk dan tersenyum padanya. lalu melihat ke kaca mobil melihat-lihat pemandangan sekeliling. sambil membuat story-story an. aku membalikan kamera ke kamera depan. lalu aku berfoto dengan aji yang sedang menyetir. "kak, Ciss" ucapku tersenyum agak menyenderkan duduk ku agar pas kamera nya. dia melihat kearahku dan tersenyum. Oh manisnya dalam hatiku. Aku menyimpan fotonya di galeri hp ku, Selanjutnya aku memejamkan kedua mataku. tapi telingaku masih mendengar lantunan musik yang diputar oleh Aji, Lagu Adelle yang berjudul Easy On Me. hingga ada kata-kata keluar dari mulutku yang aku saja tak tau kenapa aku mengucapkan nya. "kak, entah kenapa aku merasa aman dekat dengan kakak" masih dengan mata terpejamku "gimana?" tanya Aji yang tak mendengar jelas ucapan ku "engga kak, Aku ngantuk" "Oh yaudah tidur nanti aku bangunin kalau kita berhenti" aku hanya mengangguk tanpa membuka mataku. sambil menyender pada kaca mobil. Terdengar Aji Bernyanyi pelan sambil menyetir aku tersenyum tipis. hingga aku tak mengingat apa-apa. drrtttt.....drttt....dddrrrrttttt... "dek..." aji menepuk nepuk pundak ku membangunkan ku. aku membuka mataku melihat kearah nya. "itu kayaknya ada yang tlp. hp kamu geter" "Oh iya" aku langsung meraih tas ku di kursi belakang. kulihat Rina menelponku. Aji hanya diam menunggu aku menjawab telpon "hallo rin..Knp rin?" "lo udah sampai mana?" tanya rina di sebrang tlp "baru sampai...." ucapku terputus melihat kearah Aji. mengangkat alisku tanda bertanya "bogor tapi belum sampai tempat tujuan nya" ucap aji "udah sampai bogor rin tapi belum sampai ke tempat tujuan nya" "gue mau ngasih tau, kalau gue balik ke rumah gue dulu. ibu gue sakit. lo bawa kunci cadangan kan?" "Oh gitu , iya rin gue bawa. trs gimana ibu lo?" "gpp sih udah di tanganin dokter. biasa darah tinggi. naik lagi. udh gue bilang jangan marah-marah terus tetep aje. bapak gue yang bikin emosi sih" "Ya Ampun rin. yaudah lo jaga ibu lo baik-baik. usir aja bapak lo" "iya mau gue usir aja sekalian hahaha" ucap rina tertawa terbahak bahak. masih aja sempat tertawa dalam situasi seperti itu "hahaha gilaa kali lo yaa..." "yaudah udh dulu, lo hati hati ya gue cuma mau ngasih tau itu" ucap rina mengakhiri pembicaraan "iya rin lo juga ya hati-hati bye" Setelah aku mengakhiri telpon nya. Aji melepas Seat Belt nya. "Istirahat dulu de, makan dulu" aku melihat kesekeliling dan memang kita sudah terpakir di sebuah rumah makan besar. aku melepas seat belt ku dan mengikuti langkah nya. aku melihat teman-teman nya yang sudah mulai makan dengan pasangan nya masing-masing. "Kak aku ke toilet dulu ya" ucapku padanya "mau makan apa?" "samain aja kak" aku ke toilet untuk buang air kecil dan mencuci wajahku karna aku baru saja bangun. tak lupa aku memoles lagi wajahku dengan day krim dan membuat alis dan lipstik. setelah aku keluar dan rupaya Aji sedang menungguku untuk makan. sudah tersedia nasi putih, ikan gurame asam manis dan beberapa makanan lainnya. tidak terlalu banyak tapi pas untuk porsi kita berdua. tempat duduk nya lesehan jadi kita satu grup dengan teman-teman nya yang lain. hanya saja menu nya masing-masing. Aku duduk di sebelah Aji sedangkan di depan kami ada Yoga dan pacar nya yang sedang lahap makan. Aku duduk dan mulai makan dengan Aji. "Ji, nanti disana kita buat acara apa nih?" ucap Angga yang berada di sebelah aji "Bakar-bakar ikan aja paling sama Barbeque an" "lo w*****p dulu ibu lo, biar gak kaget pas kita datang" "iya. " "Nanti Mang ijat aja suruh belanja buat bahan masakan nya ji" "iya angga" jawab aji geram karna dia selalu saja ngoceh. dijawab dengan tertawaan teman-teman yang lain. Oiya, mang ijat adalah tukang bersih bersih di taman rumahnya Aji Setelah makan. kita melanjutkan perjalanan karna katanya jarak nya sudah agak dekat. tinggal 1jam lagi sampai. "kak memang nya kita mau ke tempat apa?" Tanyaku pada aji yang sedang fokus menyetir "Ke Rumah aku dek" "Oh kirain mau ketempat wisata" Jawabku dengan santai "HAH APA? RUMAH? RUMAH? gimana gimana? Tanyaku baru ngeuh dan panik "IYA RUMAH AKU KENAPA SYOK GITU?" Tanya nya serius "ketempat Wisata paling besoknya. gpp kan? emg kamu mau ketempat wisata apa?" lanjutnya "Gpp. terserah kakak aja" dalam hatiku dag dig dug. gimana ceritanya, dia bawa gw kerumah nya duh. Aji hanya tersenyum tipis. dan tak lama mobil kami berbelok ke sebuah Rumah bertingkat, dengan halaman yang cukup luas.gerbang nya sudah terbuka. hari sudah menunjukkan pukul 5 sore, cuaca nya sangat dingin. Aku keluar mengikuti langkah Aji membuka bagasi mobil mengeluarkan koper kami, aku berniat membantu nya namun dia memegang tangan ku. "gak usah aku aja" dia tersenyum padaku. aku dan teman-teman yang lain memasuki area rumah yang luas ini. "ASSALAMUALAIKUM" ucap aji sambil berjalan masuk dan duduk di sofa ruang tamu "Assalamualaikum tante" ucap yoga dengan lantang yang ikut duduk di Sofa. Saat kami hendak duduk ada Ibu-ibu yang terlihat awet muda berhijab turun dari atas. "Waalaikumsalam, wah udah pada dateng" ucapnya sambil menuruni tangga menyambut kami sambil tersenyum senang. Aji langsung berdiri dan menghampiri ibu nya, bersalaman kpd ibu nya dan memeluknya. "Apa kabar nak? ibu kangen sekali sama kamu" "Alhamdulilah Aji baik bu, ibu sehat? maaf ya Aji baru datang" ucap aji masih dengan memeluk ibu nya sedikit menitikan air matanya karna rindu "Alhamdulilah ibu sehat. kalian sehat semua Angga yoga? "Alhamdulilah kabar kami sehat bu" Jawab Angga langsung bersalaman disusul dengan yang lainnya. " ini cewek-cewek kalian ya?" tanya nya saat kami menyalami ibu nya aji mereka tak menjawab hanya saling tertawa "Yaudah simpan dulu tas tas kalian di atas gih terserah mau tidur dimana" ucap Ibu nya Aji "Papa gak ada bu?" tanya Aji "Papa lagi ke kalimantan, urusan kerja belum selesai" "Oh pantesan. yaudah aku keatas dulu deh sama temen-temen" "iya nanti kalau capek nya udah hilang kebawah ya, kita persiapkan buat bakar-bakar nya" "iya " kami Ke ruangan atas untuk menyimpan barang-barang kami dan mandi. Ruangan atas sangat Luas, ada 4 kamar dan ruang keluarga yang luas tanpa banyak perabotan. "cewek-cewek di kamar ini aja simpan barang-barang nya, nah kita cowok di kamar sebelah ini. iya gak?"tanya Aji pada teman nya kami semua menyetujui dan kita memasuki kamar nya yang lumayan luas bersih dan nyaman ini. kami bertiga duduk di atas kasur yang sangat mpuk ini "hah cape banget ya " ucap Hanny dia adalah pacar nya Yoga "iya huft" jawabku "aku mandi duluan ah" ucap Chika pacarnya angga "yaudah duluan gih kita masih masih pgn rebahan" jawab Hanny "eh kita belum kenalan" ucap Chika BERSAMBUNG .... LANJUT BAB 5 ⏩
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN