Bab 36 Biasanya, melipat dan menyetrika pakaian tak sampai dua jam selesai. Namun, kali ini terasa sangat lama. Nailah dan Azmi yang sempat membantu menurut mereka, aslinya sih memang lagi main-main sambil seru-seruan. Bukan karena pakaian yang menumpuk setelah habis acara pesta sederhana dalam rangka mengumumkan kehalalan hubungan kami. Terlebih disebabkan tentang keberangkatan besok untuk menemui umminya Nailah di Makassar. Jadi, aku kurang fokus. Padahal ini hampir dua bulan rencana kedatangannya mundur dari informasi sebelumnya. Abi Nailah yang baru datang dari pondok hanya menggeleng kecil sambil tersenyum melihat dua bocah terlelap asal, kemudian memindahkan mereka satu-satu di biliknya. Kamar memang tempat favoritku mengerjakan kegiatan tersebut, selain nyaman melantai dan ding
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


