Part 28

2375 Kata

Sekitar jam dua belas malam, Adam pulang. Kakinya baru akan melangkah memasuki ruang keluarga, suara tangis seseorang dari arah sofa mengisi setiap sudut ruangan—berhasil menghentikan langkahan lebar Adam. Apa Zafina berada di sana? Menangis sepanjang malam? Adam menyentuh dadanya, kenapa terasa sesak sekali mendengar isak tangis Zafina malam ini? Tangis penuh luka dan kepiluan hati. Adam mengacak-acak rambutnya yang memang sudah berantakan sedari tadi. Dengan mengumpulkan keberanian, Adam menyalakan lampu ruangan tersebut, melangkah menuju sofa. Benar, Zafina sedang berada di sana. Menangis dengan memeluk erat perutnya, matanya tertutup. Tunggu, Zafina menangis sambil tidur? Adam melipat kedua kaki di hadapan Zafina. Tangan kanannya terangkat akan merapikan setiap anak rambut nakal yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN