Bab 9. Ciuman Pertama “Malam Bi, malam Nina. Akhirnya suamiku memperbolehkan aku stok mie di rumah.” Stella memberikan paper bag berisi mie instan yang baru dibelinya kembali setelah tadi padi semua stok mienya terpaksa harus dibuang oleh Gerald dan dia juga membeli beberapa snack untuk dimasukkan ke dalam toples. “Benarkah, Nyonya?” tanya Nina. Stella pun menganggukkan kepalanya. “Sebenarnya mie yang tadi tuan suruh buang, bibi simpan di kamar, Nyonya,” ucap Bi Asih. “Bagus kalau gitu, Bi. Jadi jika Bibi dan Nina mau masak tinggal masak aja,” ujar Stella. “Aku mau ke kamar dulu.” Stella membalikkan tubuhnya dan menaiki tangga menuju kamarnya. Sementara itu di kamarnya Gerald sedang membasuh tubuhnya yang penuh dengan peluh setelah 30 menit yang lalu dia membakar kalorinya dengan mel

