Bab 6. Kecerobohan Pertama

4048 Kata

Stella mengerjap-ngerjapkan matanya melihat sekelilingnya, dia merasa aneh dengan kamarnya. Setelah memorinya terkumpul, dia baru ingat kalau sekarang dia sudah menikah, dilihatnya jam pada meja nakas. “Hah, setengah sembilan. Mati gue!” Stella menepuk dahinya dan segera ke kamar mandi. Dengan hanya mengenakan handuk yang membalut tubuhnya, dia menuju kamar ganti. Dipakainya kaos berwarna biru dan celana jeans lalu disisir rambutnya dengan tangan, diapun mengoles tipis bibirnya dengan lipgloss berwarna senada dengan bibirnya. Setelah selesai, dia pun segera keluar kamar menuju lantai bawah. Dihampirinya Bi Asih yang sedang berbenah di dapur. “Bi Asih, boleh aku minta air teh?” “Sarapannya sudah ada di meja makan, Nyonya.” Bi Asih mengantar Stella ke ruang makan yang bersebelahan den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN