Fasha mengucek kedua bola matanya, semalam dia harus mengisi KRS online - Kartu Rencana Studi - yang dilakukan tepat pukul dua belas lebih satu menit sampai jam dua pagi. Dan membuat kedua manusia itu harus begadang sampai-sampai harus menghabiskan satu renteng bungkus kopi s**u demi terlaksananya acara begadang yang tidak manis. Karena hanya diisi dengan menunggu waktu dibukanya KRS online. Dan pagi ini, wajah Arham juga sudah tidak bisa dikondisikan sebagaimana leceknya. Sudah tidak tidur semalamam gara-gara ada operasi mendadak, eh malah si Fasha minta ditemani KRS-an. Mau bilang tidak, tapi lidah rasanya tak sampai. Dan alhasil hanya timbul anggukan reflek yang sejujurnya tidak sesuai dengan hati nurani. Baiklah, semua hanya sekedar kamuflase agar Fasha senang dan dia jadi tersiksa ka

